Barcelona Terancam Diskualifikasi, Valverde Tidak Peduli

Barcelona Terancam Diskualifikasi, Valverde Tidak Peduli

Barcelona terancam terkena diskualifikasi pada ajang Copa del Rey setelah tim besut Ernesto Valverde mengalahkan Levante dengan skor Agregat 4-2.

Levante yang harus gugur dalam ajang tersebut melayangkan protes keras kepada Federasi Sepak Bola Spanyol atau RFEF.

Pasalnya Barcelona diketahui menurunkan pemain bermasalah pada leg pertama 16 besar Copa del Rey pada 10 Januari lalu.

Pada saat itu, El Barca diketahui memainkan Juan Chumi, salah satu bek Barcelona yang dinilai seharusnya tidak bisa dimainkan pada leg pertama tersebut.

Juan “Chumi” Brandáriz, Pemain Bertahan Barcelona

Sebab, Juan Chumi di ketahui masih menjalani sanksi larangan bermain untuk tiga laga.

Sanksi ini ia dapat akibat akumulasi tiga kartu kuning saat dirinya masih memperkuat tim Barcelona B beberapa waktu lalu.

Lalu kedua tim saat ini sudah menyelesaikan permainan laga leg kedua mereka kemarin pada kamis (17/1/2019) malam.

Anak asuh Ernesto Valverde berhasil menggilas Levante dengan skor 3 gol tanpa balas. Sehingga Barca lolos ke babak selanjutnya dengan kemenangan Agregat 4-2.

Francisco Javier Catalan, Presiden dari Levante UD mengatakan.

Pihaknya berada dalam posisi benar dan kuat dalam masalah yang menghingapi pertemuan antara kedua klub tersebut.

Javier mengatakan.

Presiden Levante, Francisco Javier Catalan

“Kami memahami bahwa ada yurisprudensi yang cukup dan solid.”

“Yang menjamin bahwa Levante harus mengirimkan fakta ini yang terjadi seminggu yang lalu.” Ucap Catalan.

“Departemen hukum kami telah bekerja dan akan terus mempersiapkan surat-surat untuk RFEF.”

“Di sini kami memahami betul bahwa ada hukum kasus yang solid yang dapat di pertanggungjawabkan.”

“Kami dapat memberikan alasan-alasan dalam subjek yang sedang dibicarakan mengenai tengat waktu.”

“Setelah kami memenuhi seluruh syarat yang ada dilapangan. Kami juga akan menyampaikan seluruh kejadian tentang apa yang telah terjadi.”

Baca Juga : Kiper Legendaris Asal Chelsea, Petr Cech Akan Pensiun Di Arsenal Akhir Musim Ini

 

Reaksi Ernesto Valverde

Melihat protes keras yang dilayangkan Levante terhadap klub asuhannya, Valverde menyatakan bahwa dirinya tidak perduli sama sekali.

Pelatih yang sudah berusia 54 tahun itu mengatakan.

Bahwa Barcelona tidak melakukan kesalahan apapun dalam ajang Copa del Rey saat melawan levante pada 10 Januari lalu.

Ia yakin bahwa timnya sama sekali tidak memainkan pemain ilegal atau pemain dengan status bermasalah dalam hal apapun.

Ernesto Valverde

“Kami tidak mempunyai keraguan apa pun mengenai status Chumi.”

“Baik sebelum, sepanjang ataupun sesudah pertandingan, Chumi tidak ada masalah dalam statusnya sebagai pemain saat itu.”

“Kami harus ikut dalam undian besok dan kami yakin bahwa kami tidak melakukan kesalahan.”

“Barcelona tahu betul bahwa dia mendapat sanksi, maka dari itu kami tidak menurunkannya saat laga melawan Eibar.”

“Tetapi dalam ajang Copa del Rey kemarin, ia bisa dimainkan.” Tegas Valverde.

Sebelumnya hal serupa juga pernah menimpa klub raksasa Spanyol lainnya, Real Madrid.

Pada ajang Copa del Rey pada musim 2015-2016, Real Madrid harus rela di diskualifikasi oleh pihak Komite Kompetisi dari Federasi Sepak Bola Spanyol,

Ketua komite tersebut, Francisco Rubio yang mengambil keputusan tersebut menilai bahwa Real Madrid memainkan pemain ilegal.

Denis Cheryshev

Denis Cheryshev, penyerang sayap Real Madrid asal Rusia diketahui masih mengantongi sanksi skors satu laga.

Sanksi ini dia dapatkan dari akumulasi tiga kartu kuning pada pertandingannya dalam ajang yang sama pada musim sebelum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *